PUSAT LAYANAN TERJEMAH BAHASA ASING (ARAB-INDONESIA) ATAU (INGGRIS-INDONESIA)


DI ZAMAN ERA GLOBAL DAN INFORMASI INI, KITA DIHUBUNGKAN DENGAN BERBAGAI MACAM BELAHAN DUNIA.

DUNIA SEAKAN-AKAN DEKAT SECARA INFORMASI WALAU SECARA GEOGRAFIS SANGATLAH JAUH SEKALI SEPERTI INDONESIA DENGAN INGGRIS (EROPA), SERTA INDONESIA DENGAN DUNIA ARAB.

SEHINGGA MEMBUTUHKAN SEBUAH HAL YANG NAMANYA KOMUNIKASI BAHASA.

DI ERA SEKARANG, KOMUKASI BAHASA YANG DIANGGAP MENDUNIA DAN BISA DIJADIKAN PEDOMAN BERBAHASA KETIKA MENGUNJUNGI LUAR NEGERI YAITU BAHASA ARAB DAN INGGRIS.

KARENA ITULAH MEMBUTUHKAN SEBUAH TERJEMAHAN.

DI SINI KAMI MENAWARKAN JASA PENERJEMAHAN ATAU PEMBUATAN ARTIKEL DENGAN DITERJEMAHKAN KE DALAM BAHASA ASING YAKNI ARAB DAN INGGRIS.

CONTOH TERJEMAHAN KAMI DALAM BAHASA ARAB KE INDONESIA:

قَوْلُهُ : (حَدَّثَنِي أَبِي) أَيْ إِدْرِيسُ بْنُ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَوْدِيُّ ثِقَةٌ مِنْ السَّابِعَةِ (عَنْ جَدِّي) أَيْ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ الزَّعَافِرِيِّ أَبِي دَاوُدَ الْأَوْدِيِّ مَقْبُولٌ مِنْ الثَّالِثَةِ . قَوْلُهُ : (عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ) أَيْ عَنْ أَكْثَرِ أَسْبَابِ إِدْخَالِهِمْ الْجَنَّةَ مَعَ الْفَائِزِينَ (تَقْوَى اللَّهِ) وَلَهُ مَرَاتِبُ أَدْنَاهَا التَّقْوَى عَنْ الشِّرْكِ (وَحُسْنُ الْخُلُقِ) أَيْ مَعَ الْخَلْقِ ، وَأَدْنَاهُ تَرْكُ أَذَاهُمْ وَأَعْلَاهُ الْإِحْسَانُ إِلَى مَنْ أَسَاءَ إِلَيْهِ مِنْهُمْ (الْفَمُ وَالْفَرْجُ) لِأَنَّ الْمَرْءَ غَالِبًا بِسَبَبِهِمَا يَقَعُ فِي مُخَالَفَةِ الْخَالِقِ وَتَرْكِ الْمُخَالَفَةِ مَعَ الْمَخْلُوقِ . قَالَ الطِّيبِيُّ قَوْلُهُ : تَقْوَى اللَّهِ إِشَارَةٌ إِلَى حُسْنِ الْمُعَامَلَةِ مَعَ الْخَالِقِ بِأَنْ يَأْتِيَ جَمِيعَ مَا أَمَرَهُ بِهِ وَيَنْتَهِيَ عَنْ مَا نَهَى عَنْهُ وَحُسْنُ الْخَلْقِ إِشَارَةٌ إِلَى حُسْنِ الْمُعَامَلَةِ مَعَ الْخَلْقِ وَهَاتَانِ الْخَصْلَتَانِ مُوجِبَتَانِ لِدُخُولِ الْجَنَّةِ وَنَقِيضُهُمَا لِدُخُولِ النَّارِ فَأَوْقَعَ الْفَمَ وَالْفَرْجَ مُقَابِلًا لَهُمَا . أَمَّا الْفَمُ فَمُشْتَمِلٌ عَلَى اللِّسَانِ ، وَحِفْظُهُ مِلَاكُ أَمْرِ الدِّينِ كُلِّهِ وَأَكْلُ الْحَلَالِ رَأْسُ التَّقْوَى كُلِّهِ . وَأَمَّا الْفَرْجُ فَصَوْنُهُ مِنْ أَعْظَمِ مَرَاتِبِ الدِّينِ قَالَ تَعَالَى : {وَاَلَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ} لِأَنَّ هَذِهِ الشَّهْوَةَ أَغْلِبُ الشَّهَوَاتِ عَلَى الْإِنْسَانِ وَأَعْصَاهَا عَلَى الْعَقْلِ عِنْدَ الْهَيَجَانِ ، وَمَنْ تَرَكَ الزِّنَا خَوْفًا مِنْ اللَّهِ تَعَالَى مَعَ الْقُدْرَةِ وَارْتِفَاعِ الْمَوَانِعِ وَتَيَسُّرِ الْأَسْبَابِ لَا سِيَّمَا عِنْدَ صِدْقِ الشَّهْوَةِ وَصَلَ إِلَى دَرَجَةِ الصِّدِّيقِينَ قَالَ تَعَالَى {وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنْ الْهَوَى فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَى} وَمَعْنَى الْأَكْثَرِيَّةِ فِي الْجُمْلَتَيْنِ أَنَّ أَكْثَرَ أَسْبَابِ السَّعَادَةِ الْأَبَدِيَّةِ الْجَمْعُ بَيْنَ الْخَصْلَتَيْنِ وَأَنَّ أَكْثَرَ أَسْبَابِ الشَّقَاوَةِ السَّرْمَدِيَّةِ الْجَمْعُ بَيْنَ هَاتَيْنِ الْخَصْلَتَيْنِ . قَوْلُهُ : (هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ) وَأَخْرَجَهُ اِبْنُ حِبَّانَ فِي صَحِيحِهِ وَالْبَيْهَقِيُّ فِي الزُّهْدِ وَغَيْرُهُ وَكَذَا فِي التَّرْغِيبِ

Artinya:

Perkataan Beliau: (menceritakan kepada saya yakni ayah saya) yakni Idrîs bin Yazîd bin `Abd al-Rahmân al-Audî yang merupakan seorang tsiqah dari tujuh orang (dari kakek saya) yakni Yazîd bin `Abd al-Rahmân al-Aswadi al-Za`âfirî Abû Dâwud al-Audî seorang yang maqbul dari tiga orang. Perkataan beliau: (tentang perkara yang banyak menyebabkan manusia masuk surga) yakni perkara yang banyak menyebabkan manusia masuk surga bersama orang-orang yang beruntung (takwa kepada Allah swt) dan ini mempunyai beberapa tingkatan derajat, yang paling rendah adalah takwa dari perkara syirik (dan akhlak yang mulia) yakni yang mempunyai akhlak, yang terendah adalah meninggalkan siksa atau musibah kepada mereka dan yang tertinggi adalah berbuat baik terhadap mereka yang berbuat jelek pada kita (mulut dan kemaluan) karena manusia kebanyakan sebab yang menjadikan dia ingkar kepada Tuhan dan berbuat maksiat pada sesama karena kedua hal ini. Berkata al-Thîbî: perkataan beliau (takwa kepada Allah swt) merupakan sebuah isyarat untuk berbuat baik dalam muamalah dengan Allah swt baik yakni dengan menjalankan semua perintahNya dan menjauhi segala laranganNya dan (akhlak mulia) merupakan sebuah isyarat untuk berbuat baik terhadap sesama makhlukNya, dan kedua hal ini merupakan penyebab dari masuknya manusia tersebut ke surga dan dengan tanpa keduanya menyebabkan manusia masuk ke neraka dengan perantara mulut dan kemaluannya. Adapun mulut merupakan bagian dari lisan. Menjaganya dengan mempunyai pengetahuan perkara agama secara sempurna dan memakan barang yang halal merupakan pangkal dari ketakwaan yang sempurna. Adapun kemaluan, menjaganya adalah perkara yang agung dalam tingkatan keagamaan. Allah swt berfirman: (dan mereka yang menjaga kemaluan mereka) karena syahwat ini merupakan syahwat yang terbesar bagi manusia dan menghilangkan kesadaran akal ketika dirinya terpengaruh oleh kenikmatannya. Dan barang siapa yang meninggalkan zina karena takut kepada Allah swt disertai kemampuan untuk meninggalkan larangannya serta sebab-sebab yang mendekatinya walaupun sebenarnya dalam keadaan yang dipenuhi dengan syahwat, maka dia dapat digolongkan menjadi orang-orang yang terpercaya. Allah swt berfirman: (Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggalnya). Dan makna dari kebanyakan dari kedua hal tersebut yakni banyak perkara adalah sesungguhnya yang paling banyak sebab yang membawa kesenangan abadi adalah melakukan jalan kebaikan keduanya yakni takwa dan akhlak mulia sedangkan sebab paling banyak yang menyebabkan kesengsaraan abadi adalah melakukan jalan kejelekan keduanya yakni kejelekan mulut dan kemaluan. Perkataan beliau: (hadis ini shahih gharib) diriwayatkan Ibnu Hibbân dalam kitab shahihnya dan juga al-Baihaqî dalam bab Zuhud dan banyak lainnya yang semuanya menggolongkan dalam hadis gharib

BARANG SIAPA YANG MENGINGINKAN NASKAH NYA UNTUK DITERJEMAHKAN, HUBUNGI KAMI SEGERA.

ADAPUN UNTUK PEMBIAYAAN ADALAH, TIAP NASKAH YANG INGIN DITERJEMAHKAN DIHITUNG PERLEMBAR DENGAN HARGA PERLEMBAR ADALAH CUMA RP. 5.000,00

SEBELUM DIKIRIMKAN NASKAHNYA, DIHITUNG DAHULU BERAPA LEMBAR YANG AKAN DI TERJEMAHKAN, KEMUDIAN KIRIMKAN NASKAH DAN TRANFER UANG SENILAI DENGAN JUMLAH LEMBAR NASKAHNYA KE

Rekening Bank: BTN 00512-01-58-000051-9 atas nama: AMIRUL BAHRI

Setelah itu Konfirmasi bisa disampaikan ke:

Amirul Bahri, MSI

08988290729

081575878246

atau melalui E-MAIL kami:

 amirulbahri1986@gmail.com

 amirbakhri@yahoo.co.id